Tuesday, October 29, 2013

Sebuah titik

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut. Mengapung terombang ombak. Terbawa arus dan gelombang. Menjauhi pantai, membawa mimpi-mimpi kelana, yang sering kali abstrak, yang sering kali pedih. Sering kali sendiri.

Monday, October 28, 2013

Tentang dendam

Yang kau berikan kepadaku hanya dendam. Dingin dan gelap. Kau bungkus aku begitu rapat dengannya, pengap di dalamnya. Padahal cinta butuh matahari dan udara untuk tumbuh membesar dan hidup kekal. Tapi tentu saja, hanya pecinta yang mengerti ilmu itu. Bukan pendendam. Tinggal kutunggu, hatiku meledak di depanmu dan melihatmu pergi begitu saja meninggalkan serpihanku.

Thursday, October 24, 2013

Tentang waktu

Aku ingin mengucapkan sesuatu kepadamu. Yang sungguh-sungguh membosankan, tapi mengganggu. Yang sering kau dengar, berulang kali hingga menjadi sungguh klise. Tapi akan kutambahkan lagi di sini. Bersiaplah:

"bahwa waktu menyembuhkan segalanya..."

Waktu mungkin tak membuatmu memaafkan, tapi ia memungkinkanmu untuk berpikir. Memberimu ruang untuk bernafas. Melenturkan ketegangan. Meredakan angkara atau bahkan bara dalam sekam.

Karena apa yang bisa diberikan oleh hidup selain waktu?

Wednesday, October 23, 2013

Tentang perasaan

Perasaan itu seperti air: ia bisa mengalir melalui celah mana pun, mengisi lorong-lorong kosong, mengikuti wadahnya. Jika terkena panas, ia bisa menguap. Jika terkena dingin, ia bisa membeku. Ia bisa menenggelamkan, namun tanpanya kita bisa mati kekeringan. Kering rasa. Kering jiwa.

Jika aku memikirkan itu, aku bisa mengerti mengapa di dunia ini ada orang yang mati karena cinta.