Monday, February 20, 2012

Steak break

Oke. Suami saya bersuku Madura dan dia mengklaim bahwa orang Madura secara genetis memang jago bakar-bakar. Memang klaim yang tidak scientific tetapi suami saya adalah orang yang paling ditunggu jika ada acara barbecue karena dia paling 'bener' membakar daging.

Saya agak tertantang jadinya untuk membuat steak. Masalahnya, kami tidak punya alat pemanggang. Setelah saya browsing-browsing resep di majalah Martha Stewart Living, saya menemukan resep ini. Kebetulan teman kami ada yang punya happy-call yang bisa berfungsi jadi oven. Saya pun mencoba mengikuti resepnya sambil sedikit improvisasi dengan bahan dan hasilnya membanggakan! Suami saya pun mengakui tingkat kematangan sempurna daging has dalam ini tanpa campur tangan Madura mana pun! Hehehe... Saya pasti akan membuatnya lagi lain kali untuk acara barbecue dengan keluarga atau teman-teman.

No comments:

Post a Comment