Saturday, May 1, 2010

photo restoration project

aya suka foto-foto tua. foto-foto tua memberikan saya sebuah sensasi yang aneh, yang hampir mistik (buat saya sendiri). mereka berbicara tentang waktu, tentang sebuah masa yang terlewat atau bahkan terlupa. sebuah legenda yang sephia dan hanya sekali seumur jagad. seperti ucapan cartier-bresson: life is once forever. dan fotografi merekam ke-sekali-an itu. sebuah sejarah kecil, tentang orang kecil, di waktu yang kecil.

hampir 2 tahun yang lalu saya menerima sebongkah foto-foto tua dari paman saya. hampir seumur hidupnya, dia tidak pernah mengenal ayahnya. lalu suatu hari ia pun menemukan foto-foto ayahnya semasa hidup. sebuah momen yang mengharukan. seharusnya. tetapi foto-foto itu sebagian besar dalam keadaan yang lumayan rusak. bahkan beberapa di antaranya sudah mencerabut wajah sang ayah. sungguh tragis. lalu saya pun menawarkan diri -- dengan sotoy-nya -- untuk merestorasi foto-foto tersebut. saya bukan pekerja museum, tetapi setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk mengembalikan kerinduan yang tertahan itu. *hiks*

ini salah satu foto yang tidak terlalu rusak. diperkirakan foto ini diambil pada tahun 1950-an. paman saya pun belum lahir. wajah si opung hanya rusak sebagian di bagian dahi. selebihnya hanya latar belakang.


ini yang sudah saya restorasi. memang tidak sempurna, tetapi saya pikir foto ini sudah layak dipigura. :)

saya memutuskan melanjutkan project ini setelah tertunda beberapa lama. seperti hutang rasanya. dan saya tidak suka berhutang, kecuali sama bank. ^_^

dan yang satu ini adalah obsesi saya. saya tidak boleh menyerah. foto ini sangat bersejarah.
si opung berjabat tangan dengan Mao Tse Dong saat penugasannya di Peking sekitar tahun 1950-an. :)


Comrade Mao, wish me luck!!!! Xie xie!

No comments:

Post a Comment